• Tentang KPK
    • Sekilas KPK
    • Manajemen KPK
    • Roadmap KPK
    • Struktur Organisasi
    • Undang Undang Terkait
    • Profil Dewan Pengawas
    • Profil Pimpinan
    • Rencana Strategis KPK
    • Kode Etik
  • Ruang Informasi
    • Berita
    • Pengumuman
    • Sidang Tipikor
    • Klarifikasi Hoax
    • Daftar Pencarian Orang
  • Kegiatan
    • Informasi Kegiatan
    • Survei KPK
  • Publikasi Data
    • Kajian
    • Statistik
    • Laporan
  • Layanan
    • Informasi Publik
    • Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi
    • Pengaduan Layanan Publik Nasional
    • Pengadaan Barang/Jasa
    • LHKPN
    • Gratifikasi
  • Bagikan
URL Berhasil disalin
  • ruang informasi
  • berita
  • perkuat budaya integritas di sekolah KPK mengajar hadir di sumba timur

Perkuat Budaya Integritas di Sekolah, KPK Mengajar Hadir di Sumba Timur

Berita KPK 06 Agt 2026 2 min

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas jangkauan pendidikan antikorupsi ke berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan budaya integritas sejak usia dini. Setelah menggelar kegiatan di Sekolah Dasar Masehi (SDM) Anduwatu, KPK kembali melaksanakan program ‘KPK Mengajar’ di SMP Negeri Matawai La Pawu, Desa Praibokul, Kecamatan Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (6/8).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KPK menghadirkan pendidikan antikorupsi yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil. KPK memandang penanaman nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, keberanian, kepedulian, dan kerja sama sejak bangku sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas dan berdaya tahan terhadap praktik korupsi.

Dalam pelaksanaannya, KPK menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, dan berbagai aktivitas kolaboratif yang melibatkan siswa serta tenaga pendidik secara aktif. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman mengenai pentingnya integritas, tetapi juga mendorong peserta didik mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) 1 pada Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi (Soskam) KPK, Medio Venanda Sukarta, menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini agar nilai-nilai integritas tertanam kuat sebagai bagian dari karakter generasi muda.

“Melalui KPK Mengajar, kami ingin menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian agar menjadi kebiasaan yang mereka praktikkan setiap hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang berani berkata jujur, menolak segala bentuk kecurangan, dan kelak menjadi bagian dari Indonesia yang semakin berintegritas,” ujar Medio.

Menurut Medio, sekolah merupakan ruang yang sangat strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci agar nilai-nilai antikorupsi tidak berhenti sebagai materi pembelajaran, tetapi benar-benar tumbuh menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program KPK Mengajar merupakan bagian dari strategi KPK membangun budaya antikorupsi melalui jalur pendidikan. Melalui pelaksanaan di SMP Negeri Matawai La Pawu, KPK menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan integritas ke berbagai wilayah di Indonesia, sehingga semakin banyak generasi muda memiliki pemahaman yang kuat mengenai pentingnya nilai-nilai antikorupsi dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Kepala SMP Negeri Matawai La Pawu, Yuliana Mbitu Meja, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran KPK memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memperkuat pendidikan karakter yang telah menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah.

“Kegiatan ini memperkaya pembelajaran karakter yang selama ini kami bangun di sekolah. Kami berharap nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian yang diperoleh hari ini tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dibawa ke dalam keluarga dan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak peserta didik yang tumbuh menjadi generasi yang berintegritas,” ujar Yuliana.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama menggaungkan komitmen, "Mulai dari kita, wujudkan Indonesia berintegritas!" yang dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari tim KPK kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka selama mengikuti kegiatan.

Melalui perluasan program KPK Mengajar, KPK terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pendidikan karakter, dengan mendorong penanaman nilai-nilai integritas sejak bangku sekolah sebagai fondasi lahirnya generasi yang jujur, bertanggung jawab, dan berani menolak segala bentuk praktik korupsi.

Tagging

Kilas Lainnya

Hadapi Disrupsi Global, KPK–Lemhannas Dorong Penguatan Integritas Pimpinan Daerah
04 Sep 2026 3 min
KPK Ingatkan Badan Usaha Perkuat Integritas dalam Pengambilan Keputusan Bisnis
04 Sep 2026 2 min
Pascapenindakan, KPK Dorong Perbaikan Tata Kelola Layanan Penyeberangan
03 Sep 2026 2 min
Gedung KPK

Jl. Kuningan Persada No.Kav. 4, RT.1/RW.6, Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

Bantuan Hubungi Kami FAQ Kamus Istilah
Informasi Kebijakan Privasi Syarat & ketentuan
021-2557-8300
198 (Call Center)
021 25578333 (Fax)
informasi@kpk.go.id
Hak Cipta © 2026. Semua Hak Dilindungi.