• Tentang KPK
    • Sekilas KPK
    • Manajemen KPK
    • Roadmap KPK
    • Struktur Organisasi
    • Undang Undang Terkait
    • Profil Dewan Pengawas
    • Profil Pimpinan
    • Rencana Strategis KPK
    • Kode Etik
  • Ruang Informasi
    • Berita
    • Pengumuman
    • Sidang Tipikor
    • Klarifikasi Hoax
    • Daftar Pencarian Orang
  • Kegiatan
    • Informasi Kegiatan
    • Survei KPK
  • Publikasi Data
    • Kajian
    • Statistik
    • Laporan
  • Layanan
    • Informasi Publik
    • Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi
    • Pengaduan Layanan Publik Nasional
    • Pengadaan Barang/Jasa
    • LHKPN
    • Gratifikasi
  • Bagikan
URL Berhasil disalin
  • ruang informasi
  • berita
  • KPK perkuat literasi antikorupsi jurnalis lewat matrikulasi pemberantasan korupsi

KPK Perkuat Literasi Antikorupsi Jurnalis Lewat Matrikulasi Pemberantasan Korupsi

Berita KPK 14 Jul 2026 2 min

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat kolaborasi dengan insan pers, sebagai mitra strategis pemberantasan korupsi. Dengan demikian, KPK mengajak para jurnalis memahami secara utuh berbagai aspek pemberantasan korupsi, mulai dari pendidikan, pencegahan, hingga penindakan sehingga pemberitaan semakin akurat, kontekstual, dan edukatif.

Dalam sambutannya, dalam “Matrikulasi Pemberantasan Korupsi,” yang digelar secara daring, Selasa (14/7), Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati Iskak, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya KPK guna memperkaya perspektif jurnalis terhadap ekosistem pemberantasan korupsi, yang sesungguhnya jauh lebih luas dibandingkan sekadar penindakan perkara.

“Kami ingin mengenalkan KPK dari banyak sisi, tidak sekadar penindakan yang selama ini lebih sering diberitakan,” tutur Yuyuk.

Lebih lanjut, Yuyuk menilai mandat KPK tidak sekadar di bidang penindakan, melainkan turut mencakup pendidikan, pencegahan, peran serta masyarakat, hingga koordinasi dan supervisi. Yuyuk turut menegaskan, matrikulasi ini tidak bertujuan memengaruhi independensi media, namun sebagai upaya menanamkan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para jurnalis.

“Kami sangat menghargai independensi media. Kami ingin memperkaya konteks pemberitaan agar publik mendapatkan informasi yang utuh dan dapat dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, kegiatan yang diselenggarakan secara daring pada 13–14 Juli 2026 ini diikuti jurnalis dari berbagai media massa di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kalimantan.

Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran, guna meningkatkan kapasitas jurnalis dalam memahami mandat KPK, instrumen pencegahan korupsi, serta isu-isu integritas yang menjadi perhatian publik.

Adapun para peserta dibekali strategi pemberantasan korupsi komprehensif, meliputi pendidikan, pencegahan, penindakan, serta koordinasi dan supervisi. Para peserta turut diajak memahami pentingnya peran media dalam membangun budaya antikorupsi serta memperkuat ekosistem integritas melalui pemberitaan berkualitas.

Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus, yaitu Pengendalian Gratifikasi yang dipaparkan Auditor Direktorat Gratifikasi KPK Madya, Wahyu Hidayat, dan Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Direktorat Gratifikasi KPK, Anis Anindya.

Dalam sesi ini, peserta diajak memahami berbagai bentuk gratifikasi, mekanisme pelaporan, hingga perbedaan antara gratifikasi, suap, dan konflik kepentingan yang kerap disalahartikan media. Berbagai studi kasus yang pernah disorot publik turut dibahas, guna memberikan pemahaman lebih kontekstual dan aplikatif.

Jurnalis turut dibekali terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipaparkan Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Ahli Muda Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN, Mutiara Carina Rizky Artha. Materi ini, dirancang demi membantu peserta memahami dan menginterpretasikan data LHKPN secara tepat sehingga terhindar dari kekeliruan, sebab KPK meyakini pemahaman yang baik tentang LHKPN sangat penting bagi jurnalis.

“Saat terjadi operasi tangkap tangan, salah satu dokumen yang sering pertama kali dibuka adalah LHKPN,” ujar Yuyuk. Oleh karena itu, penting bagi jurnalis memahami cara membaca data, informasi di dalamnya, dan proses penyajiannya secara proporsional dalam pemberitaan.

Pasalnya, di tengah derasnya arus informasi digital dan tingginya kebutuhan publik akan informasi yang cepat, Yuyuk menekankan akurasi harus tetap menjadi prioritas utama, yang berdampak pada pembentukan pemahaman publik terkait isu korupsi dan upaya pemberantasannya.

“Kami ingin kegiatan ini menambah pengetahuan dan memperdalam pemahaman teman-teman jurnalis, bahwa akurasi tidak kalah penting dari kecepatan,” ucapnya.

Informasi yang akurat akan menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas dan bermanfaat lebih besar bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, KPK berharap akan terbangun sinergi semakin kuat antara lembaga antirasuah dan media massa.

Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai isu-isu antikorupsi, jurnalis diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang tidak sekadar informatif, melainkan bernilai edukasi, memperkuat kesadaran publik, serta mendorong tumbuhnya budaya integritas di Indonesia.

Pada akhirnya, kolaborasi antara KPK dan media menjadi bagian penting membangun ekosistem pemberantasan korupsi berkelanjutan. Ketika informasi yang disampaikan kepada masyarakat semakin akurat, berimbang, dan kontekstual, maka upaya bersama untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi di ruang publik akan semakin efektif.

Tagging

Kilas Lainnya

JNBA 2026 Hadir di Sumba Timur, KPK Perkuat Budaya Antikorupsi hingga Pelosok Negeri
07 Agt 2026 2 min
Integritas Jadi Fondasi Ketahanan Energi, KPK dan Pertamina Perkuat Kapasitas Pengawas Internal
06 Agt 2026 2 min
Perkuat Budaya Integritas di Sekolah, KPK Mengajar Hadir di Sumba Timur
06 Agt 2026 2 min
Gedung KPK

Jl. Kuningan Persada No.Kav. 4, RT.1/RW.6, Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

Bantuan Hubungi Kami FAQ Kamus Istilah
Informasi Kebijakan Privasi Syarat & ketentuan
021-2557-8300
198 (Call Center)
021 25578333 (Fax)
informasi@kpk.go.id
Hak Cipta © 2026. Semua Hak Dilindungi.